MODERASI BERAGAMA: Peran Masjid Dalam Membentuk Karakter Generasi Milenial
Judul : Moderasi Beragama
Peran Masjid Dalam Membentuk Karakter
Milenial
Penulis : Dr. Syahminan, M. Ag, Dr. Mulia Rahman, MA, Dr. Tarmizi Ninoersy, S.Pd.I.,M.Ed
Tahun : 2025
ISBN : Proses
“Moderasi Beragama: Peran Masjid dalam Membentuk Karakter Generasi Milenial” mengupas pentingnya nilai-nilai moderasi dalam kehidupan beragama, khususnya bagi generasi muda. Dalam konteks masyarakat yang semakin majemuk, sikap moderat dalam beragama menjadi kunci utama untuk menciptakan harmoni sosial dan mencegah berbagai bentuk ekstremisme. Buku ini menyoroti bagaimana masjid dapat berperan lebih dari sekadar tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan karakter yang mengajarkan nilai-nilai toleransi, keterbukaan, dan kebersamaan. Di era digital saat ini, generasi milenial menghadapi berbagai tantangan dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama. Informasi yang begitu mudah diakses sering kali menimbulkan kebingungan serta berpotensi mengarah pada pemahaman agama yang sempit atau bahkan radikal. Dalam hal ini, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat dakwah yang dapat memberikan pemahaman agama yang moderat dan relevan dengan kehidupan modern. Melalui berbagai program edukatif dan pembinaan, masjid dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan memperkuat nilai-nilai keislaman yang inklusif.
Selain itu, buku ini juga menyoroti bagaimana masjid dapat menjadi pusat pemberdayaan generasi milenial melalui kegiatan sosial dan komunitas. Dengan menghadirkan program-program seperti kajian interaktif, pelatihan keterampilan, serta kegiatan sosial berbasis kemasyarakatan, masjid dapat berfungsi sebagai tempat pembentukan karakter yang tidak hanya berorientasi pada aspek spiritual, tetapi juga sosial dan intelektual. Dengan demikian, generasi milenial dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya taat beragama, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Lebih jauh, buku ini membahas berbagai strategi yang dapat diterapkan dalam mengoptimalkan peran masjid dalam membentuk karakter generasi muda. Mulai dari pendekatan dakwah yang lebih inklusif, pemanfaatan teknologi dalam penyebaran pesan moderasi, hingga keterlibatan aktif pemuda dalam mengelola kegiatan masjid. Semua ini bertujuan agar masjid tetap relevan di tengah perubahan zaman dan mampu menjawab kebutuhan spiritual serta intelektual generasi milenial. Dengan pendekatan yang berbasis penelitian serta studi kasus, buku ini memberikan wawasan yang mendalam tentang pentingnya moderasi beragama sebagai landasan dalam membangun masyarakat yang damai dan harmonis. Diharapkan, buku ini dapat menjadi inspirasi bagi para pengelola masjid, pendidik, serta generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan penuh toleransi. Moderasi beragama bukan sekadar konsep, tetapi juga kunci utama dalam mewujudkan kehidupan beragama yang lebih seimbang dan berkeadaban.